RSS

Neo d’bodor

17 Nov

D’Bodors

Tidak banyak grup lawak yang bisa eksis bertahun-tahun dengan bermodalkan materi tradisional, dan salah satu yang mampu bertahan adalah kelompok lawak D’Bodors yang beranggotakan Raden Achmad Yusuf Wargapranata (Abah Us Us) yang identik dengan peniti raksasa, Uyan Suryana (Yan Asmi) yang selalu membawa gitar dan Kusye (Engkus) yang bertubuh kecil namun lincah. Trio pelawak asal Sunda yang berulangkali mengisi layar TVRI ini memang sudah lama tidak aktif lagi, namun peran mereka di dunia humor tak akan pernah terlupakan.       Ketiganya multitalenta, cerdas sekaligus menghibur namun tidak melupakan kultur Sunda yang kental. Komedi-musik yang mereka usung tak pernah lekang oleh jaman, ini dibuktikan dari penampilan-penampilan akhir mereka di tahun 2010 saat naik panggung di acara Zona Memori Metro TV. Walaupun sudah dimakan usia, mereka masih tetap sanggup mengocok perut dengan banyolan khas yang juga pernah mereka usung pada dekade 80an.Penampilan terakhir grup yang jaya di era 80-an itu adalah saat mengisi acara di Zona Memori Metro TV. Saat itu Abah Us Us Yan Asmi dan Kusye berhasil mengocok perut penonton sekaligus bernostalgia. Tema lawakan yang ditampilkan nyaris sama saat mereka jaya dulu tapi tetap mengundang tawa penonton. Abah Us Us juga sempat tampil dengan teman-teman D’Bodors-nya dalam tayangan komedi layar kaca Pas Mantab bareng Parto, Andre, dan Sule. Pelawak legendaris itu berhasil mendapatkan penghargaan “Life Achievement” dalam Festival Film Bandung, 23 April 2010 silam. Abah saat jayanya di era 60-an kerap dijuluki Jerry Lewis Indonesia. Lawakannya sangat cerdas memadukan antara lawakan dan musik humor. Apalagi dipadu dengan nuansa bobodoran ala Sunda dengan aksen pasundan yang sangat kental.D’Bodors di era jayanya sering tampil dalam acara-acara hiburan di TVRI dan tentu saja banyak ditunggu-tunggu pemirsanya. Biasanya mereka tampil di sela-sela acara musik seperti Selekta Pop, Aneka Ria Safari dan Kamera Ria. Tak heran gara-gara lawakannya yang sangat dinamis dan populer dipadu dengan musik serta lagu yang menarik, Abah Us Us bersama D’Bodor-nya beberapa kali masuk dapur rekaman. Grup ini sempat menelurkan sejumlah album musik dan lawak.Sebut saja album “Gadis dan Kumis”, “Gadis Manis Bau Jengkol” serta ‘Gadis 4 Sehat 5 Sempurna’. Lagu-lagu ini dibawakan dengan sangat jenaka. Bahkan grup ini juga membuat album kolaborasi dari Terminal Record dengan Desy Ratnasari bertajuk “Sari”.D’Bodors yang digawangi Abah Us Us, Kusye dan Yan Asmi merupakan generasi keempat dari kelompok lawakan ini. D’Bodors pertama, terdiri dari Teten Ahmad alias Mono (alm.) dan Dori (alm.). Kemudian D’Bodors kedua, Us-Us melawak bersama Suf Yusuf dan Rudi Jamil. Lalu yang ketiga, Us-Us melawak bersama Sambas anak Bandung.

PROFIL ABAH US US

Achmad Yusuf atau lebih dikenal dengan panggilan Abah Us Us atau Us Us (lahir di Bandung, Jawa Barat, 13 Juni 1939 – meninggal di Bogor, 8 Mei 2010pada umur 70 tahun) adalah seorang pelawak dan pemeran asal Indonesia. Ia terkenal dengan grup lawaknya,D’Bodors - bersama Yan Asmi atau Kang Uyan dan Kang Engkus – dan juga ikonnya yang menggunakan peniti besar di bajunya.

PROFIL YAN ASMI

Uyan Suryana atau lebih dikenal sebagai Yan Asmi (lahir di Sukabumi, Jawa Barat,15 Juli 1959 – meninggal di Sukabumi, 29 Maret 2010 pada umur 50 tahun) adalah seorang pelawak Indonesia dan dikenal sebagai anggota grup lawak D’Bodorbersama Us Us dan Kusye. Sebelum aktif di D`Bodor, Yan Asmi sempat menjadi pegawai honorer di Dinas Pendapatankota Sukabumi. Yan Asmi bergabung dengan D`Bodor tahun 1983 melalui sebuah cerita yang mirip dengan kisah FTV. Ketika itu, ia berangkat dari kota Sukabumi hanya bermodalkan Gitar nya, kemudian mengamen di pelataran salah satu rumah di Jakarta yang kebetulan adalh tempat dimana Abah Us Us dan Kusye tinggal. Pada saat itu, ia menyanyikan sebuah lagu miliknya yang berjudul Jagorawi, dan kemudian Us Us dan Kusye yang tertarik mendengar suaranya mengajak berkenalan dan kemudian mengajaknya tinggal di rumah tersebut untuk kemudian diperkenalkan dengan Alm. Eddy Soed. Kemudian seiring berjalan waktu, ia bergabung bersama grup lawak yang kemudian membesarkan namanya tersebut setelah sempat berkarir sebagai Composer dan menghasilkan beberapa album rekaman solo.Semasa hidupnya, ia tidak hanya aktif sebagai seniman dan budayawan namun juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap Lingkungan Hidup. Salah satunya dengan mendirikan Yayasan PEPELING (Penduduk Peduli Lingkungan) yang atas kerja kerasnya tersebut berhasil mendapat apresiasi dari pemerintah mulai dari PemKot dan Pemkab, Pemerintah Provinsi di beberapa daerah, Kementrian Lingkungan Hidup, dan penghargaan dari Presiden RI. Diantara beberapa project yang pernah dijalankan antara lain Bola Voli Pohon bersama Menteri Negara Lingkungan Hidup, dan “Menyulap” TPSA menjadi tempat yang layak huni. Terlepas dari beberapa kontroversi semasa hidupnya, beliau adalah salah satu pelawak terbesar di Indonesia. Dengan konsep “Canda Lewat Nada”, ia sangat menentang penggunaan lawakan slapstick ataupun yang menjurus pada kekerasan/menghina lawan mainnya. Beberapa lawakannya saat ini sering digunakan oleh Sule, antara lain Meniru suara Ebiet G Ade, rhoma Irama, dan menyambung lagu.

NEO D’BODOR 

Setelah ditinggalkan oleh kedua personel lainnya, akhirnya Kang Kusye membentuk neo d’bodor sesuai dengan pesan dari Abah Us Us sebelum meninggal. Neo d’bodor beranggotakan ben syafaat dan kang kusye. Dengan format yang tidak terlalu jauh berbeda, Neo d’bodor tampil kembali menghibur masyarakat.

Sebelumnya Benny kerap ikut manggung bersama  kang Usye, Awal ide membentuk Neo D’Bodors ini karena mereka sering mengisi siaran di salah satu radio swasta di Bandung dan tanggapan pendengar menyarankan kami untuk melanjutkan D’Bodors Benny Syafaat memeng merupakan penyiar cukup kritis di salah satu radio di Bandung yang juga penulis skenario sinetron.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada November 17, 2012 in yes I love Sunda

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: